Kamis, 13 Februari 2014



Type of Text
Dalam bahasa Inggris terdapat beberapa types of text atau yang biasa disebut dengan Genre. klasifikasi Genre dalam bahasa Inggris depengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya: Tujuan kami menuliskan teks tersebut, fungsi dari teks tersebut, struktur kebahasaan (Generic Structure) yang dipakai, ciri-ciri bahasa apa yang digunakan dalam teks tersebut.
English Types of Text dipelajari sebagai materi pembelajaran utama dalam mata pelajaran Bahasa Inggris untuk sekolah menengah atas. kebanyakan waktu ketika mempelajari English Types of Text dihabiskan untuk membahas Generic Structure dan Language Features yang digunakan sebagai bahan menyusun sebuah teks. Generic structure dan Language Features inilah yang menjadi pembeda di setiap jenis teks Bahasa Inggris yang ada.
Terdapat 13 jenis teks dalam bahasa Inggris yang kita ketahui yaitu dimulai dari Narrative Text, Recount Text,  Procedure Text, Report Text, Analyticl Exposition Text, Hortatory Exposition Text, Explanation Text, Descriptive Text, Discussion Text, News Item Text, Review Text, Anecdote Text, Spoof Text. Tetapi pada dasarnya teks dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi 3 jenis teks utama, yaitu:
A.    Narration
Jenis teks yang termasuk kedalam kelompok Narrative text adalah Narrative Text, Recount Text, Anecdote Text dan News Items Text. Semua jenis tersebut di atas tergolong ke dalam Narrative teks yang mana berfungsi untuk menceritakan sebuah peristiwa dan menginformasikan kepada pembaca tentang suatu peristiwa.
B.     Description
Jenis teks yang termasuk kedalam kelompok Descriptive text adalah Report Text, Descriptive Text dan Explanation Text yang mana jenis teks ini lebih menekankan pada penggambaran sesuatu dan cenderung menggunakan kata-kata yang mengandung arti mendeskrpsikan.
C.    Argumentation
Jenis teks yang termasuk ke dalam kelompok Argumentative Text adalah Analytical Exposition Text, Hortatory Exposition Text, dan Descussion Text yang mana jenis teks ini lebih menekankan kepada alasan untuk mendukung atau mematahkan suatu anggapan atau fenomena yang terjadi. Untuk mengetahui  penjelasan dari berbagai jenis teks bahasa Inggris di atas, mari kita lihat artikel terkait berikut ini:
1.      Narrative Text
2.      Recount Text
3.      Procedure Text
4.      Report Text
7.      Explanation Text
8.      Descriptive Text
9.      Discussion Text
13.  Spoof Text.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai text-text tersebut di atas:





CHAPTER I
NARRATIVE TEXT

Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami mencoba hadirkan pengertian, tujuan komunikatif, struktur kebahasaan, ciri kebahasaan dan contoh dari Narrative Text.

A.    Pengertian Narrative Text
Narrative Text adalah satu dari 13 jenis teks bahasa inggris (genre) yang lahir dari kalangan Narration (lihat Types Of Text) sepertihalnya Recount Text, Anecdote Text, Spoof Text dan News Items Text yang mana berfungsi untuk menceritakan kisah masa lampau dan untuk hiburan.

B.     Tujuan Komunikatif Narrative Text
Tujuan Komunikatif Narrative Text seperti yang dijelaskan di atas adalah untuk menghibur (Entertain) pendengar atau pembaca tentang suatu kisah atau cerita masa lampau yang bertalian dengan pengalaman nyata, khayal atau peristiwa-peristiwa pelik yang mengarah ke suatu krisis, yang pada akhirnya menemukan suatu penyelesaian.

C.    Generic Structure Narrative Text
Setiap jenis teks bahasa Inggris (genre) memiliki struktur teks-nya sendiri-sendiri. Struktur dari Narrative Text terdiri dari tiga bagian yaitu :
1.      Orientation
Pada bagian Orientation atau pengenalan berisi tentang pengenalan tokoh dalam cerita serta waktu dan tempat kejadiannya.
2.      Complication
Pada bagian Complication berisi tentang gambaran munculnya krisis atau masalah yang di alami oleh tokoh pada cerita tersebut yang harus dipecahkan.
3.      Resolution
Pada bagian Resolution berisi tentang bagaiman tokoh dari cerita tersebut memecahkan masalah yang ada pada bagian Complication. Biasanya terdapat lebih dari satu Resolution untuk satu Complication.
Pada beberapa referensi tentang Narrative Text, terdapat tambahan generic structure pada Narrative Text, yaitu penambahan Coda setelah Resoultion. Jadi susunan Narrative text adalah Orientiation, Complication, Resolution dan Coda.
4.      Coda adalah bagian terakhir dari structure Narrative Text yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut.

D.    Ciri Kebahasan Narrative Text
Pada Narrative Text, terdapat beberapa ciri-ciri antara lain sebagai berikut :
1.      Mengunakan Action Verb dalam bentuk Past Tense. Misalnya : Climbed, Turned, Brought, dsb.
  1. Menggunakan Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan benda tertentu dalam cerita. Misalnya : the king, the queen, dsb.
  2. Menggunakan Adjectives yang membentuk noun phrase. Misalnya : long black hair, two red apples, dsb.
  3. Menggunakan Time Connectives dan Conjunctions untuk mengurutkan kejadian-kejadian. Misalnya : then, before, after, soon, dsb.
  4. Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk menunjukkan lokasi kejadian atau peristiwa. Misalnya : here, in the mountain, happily ever after, dsb.
E.     Contoh Narrative Text
Banyak sudah contoh mengenai Narrative Text yang telah dibuat , anda bisa melihatnya di Cerita Rakyat Bahasa Inggris Se-Dunia. Di sini kami akan hadirkan contoh Narrative Text sebagai berikut beserta contohnya.



Snow White

Orientation                 :
Once upon a time there lived a little girl named Snow White. She lived with her Aunt  and Uncle because her parents were dead.
Complication 1          :
One day she heard her Uncle and Aunt talking about leaving Snow White in the castle because they both wanted to go to America and they didn’t have enough money to take Snow White.
Snow White did not want her Uncle and Aunt to do this so she decided it would be best if she ran away. The next morning she ran away from home when her Aunt and Uncle were having breakfast. She ran away into the woods.
Resolution 1               :
Then she saw this little cottage. She knocked but no one answered so she went inside and fell asleep.
Meanwhile, the seven dwarfs were coming home from work. They went inside. There they found Snow White sleeping. Then Snow White woke up. She saw the dwarfs. The dwarfs said, “what is your name?” Snow White said, “My name is Snow White.”
Doc, one of the dwarfs, said, “If you wish, you may live here with us.” Snow White said, “Oh could I? Thank you.” Then Snow White told the dwarfs the whole story and finally Snow White and the 7 dwarfs lived happily ever after

Three Fishes

Orientation                 :
Once, three fishes lived in a pond. One evening, some fishermen passed by the pond and saw the fishes. 'This pond is full of fish', they told each other excitedly. 'We have never fished here before. We must come back tomorrow morning with our nets and catch these fish!' Then the fishermen left
Complication             :
When the eldest of the three fishes heard this, he was troubled. He called the other fishes together and said, 'Did you hear what the fishermen said? We must leave this pond at once. The fishermen will return tomorrow and kill us all!' The second of the three fishes agreed. 'You are right', he said. 'We must leave the pond.' But the youngest fish laughed. 'You are worrying without reason', he said. 'We have lived in this pond all our lives, and no fisherman has ever come here. Why should these men return? I am not going anywhere - my luck will keep me safe.’
Reslution
The eldest of the fishes left the pond that very evening with his entire family. The second fish saw the fishermen coming in the distance early next morning and left the pond at once with all his family. The third fish refused to leave even then
The fishermen arrived and caught all the fish left in the pond. The third fish's luck did not help him - he too was caught and killed. The fish who saw trouble ahead and acted before it arrived as well as the fish who acted as soon as it came both survived. But the fish who relied only on luck and did nothing at all died. So also in life.

CHAPTER II
RECOUNT TEXT

A.    Pengertian Recount Text
Recount Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris yang menceritakan kembali kejadian-kejadian atau pengalaman-pengalaman di masa lampau (Experience In the Past Moment). Tujuan dari Recount Text adalah untuk memberikan informasi atau untuk menghibur pembaca. Di dalam Recount Text tidak terdapat komplikasi (Complication) seperti halnya di Narrative Text.

B.     Tujuan Komunikatif Teks Recount 
Tujuan komunikatif Recount Text seperti penjelasan di atas adalah untuk melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur tentunya tanpa ada konflik di dalam cerita tersebut.

C.    Generic structure Teks Recount
1.      Orientation
Orientation atau pengenalan yaitu memberikan informasi tentang siapa, di mana, dan kapan peristiwa atau kegiatan itu terjadi di masa lampau.
2.      Events
Events merupakan rekaman peristiwa yang terjadi, yang biasanya disampaikan dalam urutan kronologis, seperti "In the first day, I ... . And in the next day ... . And In the last day ..." . Di bagian Events ini juga biasanya terdapat komentar pribadi tentang peristiwa atau kejadian yang diceritakan.
3.      Reorientation
Pada bagian Reorientation, terdapat pengulangan pengenalan yang ada di Orientation, pengulangan yang merangkum rentetan peristiwa, kejadian atau kegiatan yang diceritakan.
 
D.    Ciri Kebahasaan Recount Text
Terdapat beberapa ciri-ciri kebahasaan yang mungkin akan teman-teman temukan ketika membaca sebuah Recount Text. Ciri-ciri kebahasaan dari Recount Text tersebut adalah:
1.      Menggunakan Past Tense. Misalkan we went to zoo, I was happy, etc.
  1. Menggunakan Conjunction dan Time Connectives untuk mengurutkan peristiwa atau kejadian. Misalnya and, but, the, aftar that, etc.
  2. Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk mengungkapkan tempat, waktu dan cara. Misalkan yesterday, at my house, slowly, etc.
  3. Menggunakan Action Verbs. Misalkan went, slept, run, brought, etc.
E.     Contoh Recount Text
Di bawah ini kami juga sertakan sebuah contoh Recount Text beserta terjemahannya untuk menambah dan mempermudah pemahaman teman-taman mengenai penjelasan Recount Text di atas.

Our Trip to the Blue Mountain

Orientation                 :
On Friday we went to the Blue Mountains. We stayed at David and Della’s house. It has a big garden with lots of colourful flowers and a tennis court.
Events                         :
On Saturday we saw the Three Sisters and went on the scenic railway. It was scary. Then, Mummy and I went shopping with Della. We went to some antique shops and I tried on some old hats. On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked. We saw cockatoos having a shower.
Reorientation             :
In the afternoon we went home. That was very pleasent moment with my family that I ever got.




CHAPTER III
PROCEDURE TEXT

Belajar bahasa Inggris pada kesempatan kali ini membahas tentang penjelasan dan contoh Procedure Text. Pernahkah kalian memasak mie instant sendiri, apa langkah awalnya, rebus air hingga mendidih, masukan mie, tunggu hingga matang, tuang ke mangkuk, campurkan bumbu dan terakhir siap untuk disantap. Langkah-langkah atau instruksi dalam membuat atau mengoprasikan sesuatu yang sering kita lakukan sebenarnya merupakan salah satu contoh penerapan dari Procedure Text.

A.    Pengertian Procedure Text
Apa itu Procedure Text? Procedure Text adalah salah satu jenis teks bahasa Inggris atau yang biasa disebut genre yang menunjukan sebuah proses dalam membuat atau mengoprasikan sesuatu yang berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui langkah-langkah yang teratur.

B.     Tujuan Komunikatif Procedure Text
Tujuan Komunikatif dari Procedure Text adalaha memberikan petunjuk tentang cara (Steps) melakukan sesuatu melalui tindakan-tindakan atau langkah-langkah yang urut.

C.    Struktur kebahasaan Procedure Text
Struktur kebahasaan dari Procedure Text terdiri dari 3 bagian, yaitu:
1.      Aim/ Goal
Pada struktur kebahasaan bagian pertama dari Procdeure Text ini berisi informasi mengenai tujuan dalam pembuatan atau pengoprasian sesuatu.
2.      Materials
Pada bagian ke-dua, Materials terdiri dari bahan-bahan yang digunakan dalam membuat sesuatu. Tapi tidak semua Procedure Text menyertakan bagian materials, adakalanya sebuah Procedure Text tidak memiliki bagian materials.
Ada tiga jenis Procedural Text yang tidak menggunakan bagian materials, yaitu:
a.       Procedural Text yang menjelaskan bagaimana sesuatu bekerja atau bagaimana cara melakukan instruksi secara manual. Contohnya : How to use the video game, the computer, the tape recorder, atau the fax, etc.
b.      Procedural Text yang menginstruksikan bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas tertentu dengan peraturanya. Contohnya : raod safety rules, atau video game rules, etc.
c.       Procedural Text yang berhubungan dengan sifat atau kebiasaan manusia. Contohnya How to live happily, atau How to secceed.
3.      Steps
Pada bagian steps, berisi tentang langkah-langkah atau urutan-urutan yang harus dilakukan agar tujuan yang diuraikan pada bagian Aim/ Goal bisa tercapai. Langkah-langkah atau urutan-urutan tersebut haruslah urut dari yang pertama hingga terakhir.

D.    Ciri Kebahasaan Procedure Text
Terdapat beberapa ciri kebahasaan dalam Procedure Text, diantaranya yaitu:
1.      Menggunakan pola kalimat imperative (Perintah), misalnya, Cut, Don’t mix, dsb. 
  1. Menggunakan action verbs, misalnya turn, put, don’t, mix, dsb. 
  2. Menggunakan connectives (kata penghubung) untuk mengurutkan kegiatan, misalnya then, while, dsb. 
  3. Menggunakan adverbials (kata keterangan) untuk menyatakan rinci waktu, tempat, cara yang akurat, misalnya for five minutes, 2 hours, dsb. 
  4. Menggunakan simple present.
E.     Contoh Procedure Text
Di bawah ini kami hadirkan dua contoh dari Procedure Text, baik yang menyertakan materials atau pun yang tidak. Check this out!!!
1.      Planting Chilies
Aim/ Goal
Planting is a nice activity in our spare time. The following is guided information on how to plant a chili-plant easily. Here are the steps.

Steps
Firstly, dry a handful seeding under the sunlight.
Secondly, put the seeding on the soil. It should be in open area
Next, wait it. There will come out the sprout after that let it be bigger.
Finally, put it in another big pot. It will soon grow bigger and bigger and yield us some fresh chilies soon.

2.      How to Make a Cheese Omelet
Aim/ Goal
How to Make a Cheese Omelet

Materials
Ingredients
1 egg, 50 g cheese, ¼ cup milk, 3 tablespoons cooking, oil, a pinch of salt and pepper.
Utensils
Frying pan, fork, spatula, cheese grater, bowl, plate.

Steps
·         Crack an egg into a bowl
·         Whisk the egg with a fork until it is smooth
·         Add milk and whisk well
·         Grate the cheese into the bowl and stir
·         Heat the oil in a frying pan
·         Pour the mixture into the frying pan
·         Turn the omelet with a spatula when it browns
·         Cook both sides
·         Place on a plate; season with salt and pepper
·         Eat while warm.


CHAPTER IV
REPORT TEXT

Sebelumnya apakah anda pernah mendengar apa iu Report Text? Report Text merupakan salah satu jenis teks bahasa Inggris yang tergolong ke dalam golongan Description (Lihat artikel Types of Text) yang fungsinya hampir sama dengan Descriptive Text. Jika anda berfikir bahwa teks bahasa Inggris yang fungsinya mendeskripsikan sesuatu adalah hanya Descriptve Text, anda salah besar. Ada satu jenis teks bahasa Inggris yang bertujuan mendeskripsikan sesuatu, yaitu Report Text. Tapi sebelum membahas terlalu jauh perbedaan antara Descriptive Text dengan Report Text, mari kita lihat pengertian dari Report Text berikut ini.

A.    Pengertian Report Text
Report Text adalah salah satu dari ke-13 jenis teks bahasa Inggris (Types of Text) yang menghadirkan informasi tentang sesuatu seperti alam, hewan, tumbuhan, hasil karya manusia, dan fenomena sosial dengan apa adanya. Informasi yang dihadirkan dalam Report Text adalah hasil dari observasi dan analisis secara sistematis.

B.     Tujuan Komunikatif Report Text
Tujuan komunikatif dari Report Text adalah menyampaikan informasi (To Inform) tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan sistematis atau analisis. Yang di deskripsikan dapat meliputi gejala alami, lingkungan, benda buatan manusia, atau gejala-gejala sosial. Deskripsi sebuah Report Text dapat berupa kesimpulan umum, misalnya, ikan paus termasuk binatang mamalia karena ikan tersebut melahirkan anaknya.

C.    Struktur Teks/Generic structure Report Text
Dalam Report Text, terdapat struktur teks yang terdiri dari dua bagian, yaitu:

1.      General Clasification
Pada bagian general clasification (klasifikasi umum) berisi pengenalan fenomena/ benda yang akan dibicarakan dengan menyertakan pernyataan umum yang menerangkan subjek laporan, keterangan, dan klasifikasi-nya.
2.      Description
Pada bagian Description (gambaran) terdiri dari gambaran dari fenomena/ benda yang didiskusikan dari bagian ke bagiannya, kebiasaan atau tingkah laku untuk benda hidup, ataupun kegunaannya untuk benda secara detail.

D.    Ciri Kebahasaan Report Text
Dalam sebuah Report Text terdapat beberapa ciri-ciri kebahasaan (language features) seperti berikut ini:
1.      Menggunakan general nouns, seperti ‘Reptiles in Comodo Insland’, dsb. 
  1. Menggunakan relating verbs untuk menjelaskan ciri, misalnya reptiles are scaly animals (ciri ini berlaku untuk semua reptilia), dsb. 
  2. Menggunakan action verbs dalam mejelaskan perilaku, misalnya lizards cannot fly, dsb. 
  3. Menggunakan present tense untuk menyatakan suatu yang umum, misalnya Komodo dragons usually weight more than 160 kg, dsb. 
  4. Mengguanakan istilah teknis/ ilmiah, misalnya water contains oxygen and hydrogen, dsb.
E.     Perbedaan antara Descriptive Text dan Report Text
Beberapa jenis teks bahasa Inggris (Types of Text) cukup sulit untuk di bedakan. Sepertihalnya Descriptive Text dan Report Text yang mempunyai kesamaan dalam hal tujuan komunikatif (Social Function) dan sturktur kalimatnya (Generic Structure). Tetapi jika kita menganalisisnya dengan cermat, perbedaan antara ke-duanya akan nampak.
Tujuan dari kedua teks tersebut adalah untuk memberikan deskripsi langsung mengenai objek. Antara Descriptive Text dan Report Text lebih mencoba untuk menunjukan dari pada memberitahu pembaca tentang kondisi fakta dari objek tersebut. Pembaca dengan sendirinya akan menangkap point yang mengesankan dari objek tersebut melalui penunjukan gaya kamian. Yang membuat berbeda antara Descriptive Text dan Report Text adalah pada cakupan kamian objek. Jika kita berbicara tentang misalkan sepeda yang di tulis dalam bentuk Report Text, teks tersebut akan berbicara mengenai sepeda secara umum; bagian-bagiannya, kekuatannya, dan fungsinya secara umum selayaknya sepeda. Sedangkan jika sepeda dideskripsikan dengan Descriptive Text, maka sepeda tersebut merujuk ke jenis speda tertentu misalnya sepeda gunung, sepeda balap dan yang lainnya, yang tentunya dengan ciri-ciri sertifikasi-nya; warna, jenis roda, warna, dll.
Singkatnya, Report Text mendeskripsikan sesuatu yang biasanya merujuk kepada gejala-gejala alam, hewan, dan benda ilmiah. Report Text ditulis setelah mendapatkan obeservasi secara cermat. Hal ilmiah dan teknikal inilah yang membuat perbedaan yang jelas dari Descriptive Text.

F.     Contoh Report Text
Untuk mempermudah pemahaman anda mengenai penjelasan kami tentang Report Text di atas, kami juga sertakan contoh Report Text di bawah ini beserta terjemahannya:

THE PELICAN REPORT

General Clasification            :
The white pelican is one of the most successful fish-eating birds
Description                             :
The success is largely due to its command hunting behaviour. A group, perhaps two dozen birds, will gather in a curved arc some distance offshore. The birds then begin to move forward towards the shore, beating the water furiously with their wings, driving the fish before them.
When the water is shallow enough for the birds to reach the fish, the formation breaks up as each bird dips its bill into the water to scoop up its meal. As the bird lifts its head, the water drains from its bill leaving the fish which are then swallowed. Pelicans are among the oldest group of birds, Fossils of this genus have been found dating back 40 million years.


CHAPTER V
ANALYTICAL EXPOSITION TEXT

Seperti yang kita ketahui selama ini, jenis teks bahasa Inggris Exposition, seperti Hortatory Exposition, merupakan teks yang menunjukkan suatu perdapat atau argumen terhadap sesuatu. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat penjelasan mengenai Analytical Exposition Text berikut ini.

A.    Pengertian Analytical Exposition Text
Analytical Exposition adalah jenis teks yang termasuk ke dalam jenis Argumentation Text di mana teks tersebut berisi tentang pemikiran terperinci kami tentang sebuah kejadian atau peristiwa yang ada di sekitar. 

B.     Tujuan Komunikatif Analytical Exposition Text
Tujuan komunikatif dari Analytical Exposition Text adalah untuk meyakinkan pembaca (to convince the reader) bahwa topik yang dihadirkan adalah topik yang penting untuk dibahas atau mendapat perhatian dengan cara pemberian argumen-argumen atau pendapat-pendapat yang mendukung ide pokok atau topik tersebut.

C.    Struktur Kebahasaan Analytical Exposition)
Struktur Kebahasaan Analytical Exposition Text terdiri dari tiga bagian yaitu:
1.      Thesis
Dalam bagian Thesis, kami memperkenalkan tentang topik atau ide pokok yang akan dibahas. Thesis selalu berada di paragraf pertama dalam Analytical Exposition Text. 
2.      Argument
Dalam bagian ini kami menghadirkan argumen-argumen atau pendapat-pendapat yang mendukung ide pokok kami, biasanya dalam sebuah Analytical Exposition Text terdapat lebih dari dua argumen. Semakin banyak argumen yang ditampilkan semakin percaya pembaca bahwa topik yang dibahas oleh kami adalah topik yang sangat penting atau membutuhkan perhatian.
3.      Reiteration
Bagian ini merupakan bagian penutup dari sebuah Analytical Exposition Text yang selalu terletak di akhir paragraf. Reiteration berisi kamian kembali atau penempatan kembali ide pokok yang terdapat di paragraf pertama. Reiteration juga biasa disebut dengan conclusion atau kesimpulan.

D.    Ciri Kebahasaan Analytical Exposition 
Dalam sebuah Analytical Exposition Text, terdapat beberapa ciri-ciri kebahasaan seperti di bawah ini, yaitu:
1.      Menggunakan simple present
2.      Mengunakan reltional process
3.      Menggunakan internal conjunction
4.      Menggunakan casual conjuction

E.     Contoh Analytical Exposition  Text
Untuk melengkapi dan memperkuat pemahaman anda mengenai Analytical Exposition Text, sengaja kami sertakan contoh beserta terjemahan seperti berikut ini.

Cars Should be Banned

Thesis                          :
Cars should be banned in the city. As we all know, cars create pollution, and cause a lot of road deaths and other accidents.
Argument                   :
Firstly, cars, as we all know, give contribution to the most of the pollution in the world. Cars emit deadly gas that causes illness such as bronchritis, lung cancer, and ‘triggers’ off asthma. Some of these illnesses are so bad that people can die from them.
Argument 2                :
Secondly, the city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrains in the city, which causes them to die. Cars today are our roads biggest killers.
Argument 3                :
Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or to concentrate on your homework, and especially when you talk to someone.
Reiteration                  :
In conclusion, cars should be benned from the city for the reason listed



CHAPTER VI
HORTATORY EXPOSITION TEXT


Setelah kita membahas tuntas mengenai Analytical Exposition Text, belajar bahasa Inggris pada kesempatan kali ini kita akan membahas tuntas mengenai Hortatory Exposition.

A.    Pengertian Hortatory Exposition Text
Seperti halnya Analytical Exposition, Hortatory Exposition adalah jenis teks bahasa Inggris yang tergolong ke dalam kelas Argumentation. Hortatory Exposition adalah sebuah jenis teks bahasa Inggris yang mana menghadirkan usaha kami memengaruhi pembaca untuk melakukan sesuatu atau bertindak dalam hal tertentu. Dalam Hortatory Exposition, kami mencantumkan beberapa pendapat mengenai hal tertentu untuk memperkuat ide pokok  dari teks tersebut.
Berbeda dengan Analytical Exposition, Hortatory Exposition menghadirkan Recommendation sebagai paragraf penutup dari sebuah Hortatory Exposition Text. Dalam Recommendation ini, kami berusaha mengajak dan membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu. Hal ini jauh berbeda dengan Analytical Exposition yang mana menempatkan Reiteration atau kamian kembali ide pokok sebuah teks sebagai penutup tanpa adanya ajakan atau bujuakan kepada pembaca.

B.     Tujuan Komunikatif Hortatory Exposition Text
Berbeda dengan Analytical Exposition Text yang tujuan komunikatifnya memaparkan dan memengaruhi pembaca( to explain and influence the reader ) bahwa kejadian yang di ceritakan itu penting, pada Hortatory Expostion Text tujuan kommunikatifnya adalah memaparkan dan memengaruhi pembaca bahwa seharusnya demikian dan seharusnya tidak demikian.

C.    Struktur Kebahasaan Hortatory Exposition  Text
Ada tiga bagian dari struktur atau pola kalimat dalam Hortatory Exposition Text, yaitu:
1.      Thesis
Thesis berisi tentang pengenalan ide pokok kami tentang suatu gejala atau kejadian yang akan diangkat atau dibahas.
2.      Arguments
Arguments berisi tentang pendapat-pendapat yang mendukung ide pokok kami. Semakin banyak pendapat yang kami tuliskan, semakin menarik sebuah Hortatory Exposition Text itu, karena pembaca cenderung percaya terhadap suatu peristiwa jika terdapat banyak pendapat yang mendukung di dalamnya.
3.      Recommendation
Recommendation berisi tentang rekomendasi atau ajakan kami terhadap pembaca.

D.    Ciri Kebahasaan Hortatory Exposition Text
Di bawah ini adalah ciri kebahasaan yang terdapat pada Hortatory Exposition Text, yaitu:
1.      Menggunakan simple present tense
  1. Menggunakan temporal conectives; firstly, secondly, thirdly, etc.
  2. Menggunakan evaluative words; importanly, valuablly, trustworthly, etc.
E.     Contoh Hortatory Exposition Text
Di bawah ini, kami sertakan contoh HortatoryEexposition Text beserta terjemahannya untuk memahami penjelasan di atas.

Corruption

Thesis                          :
Do you know what the meaning of corruption is? What is the relation between money and corruption? Well, corruption is common everywhere in the world, even in the United States. It’s just a matter of intensity. However, it is quite shocking when one reliable survey claims Jakarta as the most corrupt place in Indonesia.
Argument 1                :
The survey has made me sad, actually, because I stay and earn a living here in the capital. As most people know, Tanjung Priok port smuggling is not a new thing at all. Entrepreneurs who want to minimize their tax payments tend to do such a thing more often. They even bribe the officials.
Argument 2                :  
Well, I think the measures taken so far to overcome the problem by punishing the corruptors is still not far enough. We have to prevent the younger generations from getting a bad mentality caused by corruption
Recommendation       : 
I believe we should start at the earliest stages in school and I think everyone should be involved in the effort to eradicate corruption. We must not make any distinction.
Adapted from: The Jakarta Post, February 2005


CHAPTER VII
EXPLANATION TEXT

Explanation Text adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, soisal, ilmu pengetahuan, budaya dan lainnya. Sebuah Explanation text biasanya berasal dari pertanyaan kami terkait ‘why’ dan ‘how’ terhadap suatu fenomena yang ada.
A.    Tujuan Komunikatif Explanation Text
Tujuan komunikatif dari Explanation text adalah untuk menerangkan proses-proses yang terjadi (to explain the processes that occur) dalam pembentukan atau kegiatan yang terkait dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya yang bertujuan menjelaskan.

B.     Generic Structur Explanation Text
Terdapat tiga bagian dalam struktur kalimat Explanation Text, yaitu:
1.      General statement
Dalam general statement berisi tentang penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya.
2.      Squenced of explanation
A squenced of explanation berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta. A squenced of explanation berupa jawaban dari pertanyaan ‘why’ dan ‘how’ kami ketika membuat sebuah Explanation text. Dalam squenced of explanation bisa terdiri lebih dari satu paragrap.
3.      Closing
Sebenarnya closing itu tidak tercantum dalam generic structure dari Explanation text, tetapi kebanyakan orang beranggapan bahwa paragrap terakhir dari sebuah Explanation text adalah closing, padahal itu merupakan bagian dari squenced of explantaion yang berisi tentang langkah akhir yang dijelaskan pada bagian squenced of explanation.

C.    Language Features Explanation Text
Dalam sebuah explanation text, terdapat ciri-ciri kebahasaan seperti di bawah ini, yaitu:
1.      Menggunakan simpel present tense
2.      Mengguankan abstract noun (kata benda yang nampak)
3.      Mengguanakan Passive voice
4.      Menggunakan Action verbs

D.    Contoh Explanation Text
Untuk menambah pemahaman anda mengenai penjelasan Explanation Text di atas, akan disampaikan juga contoh explanation text dibawah ini:

Making Paper from Woodchips

General statement                 :
Woodchipping is a process used to obtain pulp and paper products from forest trees. The woodchipping process begins when the trees are cut down in a selected area of the forest called a coupe.
Squence of explanation         :
Next the tops and branches of the trees are cut out and then the logs are taken to the mill. At the mill the bark of the logs is removed and the logs are taken to a chipper which cuts them into small pieces called woodchips. The woodchips are then screened to remove dirt and other impurities. At this stage they are either exported in this form or changed into pulp by chemicals and heat. The pulp is then bleached and the water content is removed.
Closing                                   :
Finally the pulp is rolled out to make paper.


CHAPTER VIII
DESCRIPTIVE TEXT

Penggunaan Descriptive Text pada percakapan sehari-hari banyak kita jumpai. Seperti halnya ketika kita menggambarkan kenampakan fisik seseroang, benda, tempat, hewan atau tumbuhan. Seperti apakah muka mu? Hidung mancung, mata sipit, bibir tipis, rambut lurus, pipi chuby? Pasti semua orang pernah menggambarkan kenampakan sesuatu, baik itu orang, benda, hewan, tumbuhan atau pun tempat. Descriptive Text merupakan salah satu dari 13 jenis teks bahasa Inggris (Types of Text) yang secara umum menggambarkan suatu objek. 
Tetapi berbeda dengan Report Text yeng memberikan penggambaran mengenai benda, hewan, tumbuhan atau pun tempat berdasarkan riset yang mendalam. Descriptive Text hanya memberikan penggambaran mengenia benda, hewan, tumbuhan atau pun tempat berdasrakan pengetahuan si kami saja. Untuk lebih jelasnya lihat penjelsaan dari Descriptive Text di bawah ini. Semoga bermanfaat.

A.    Pengertian Descriptive Text
Descriptive Text merupakan jenis teks yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam menggambarkan benda, tempat, manusia, hewan dan lain sebagainya. Descriptive Text adalah sebuah teks bahasa Inggris untuk mengggmbarkan seperti apa benda atau mahluk hidup yang kita deskripsikan, baik secara kenampakan, bau, suara, atau tekstur dari benda atau makhluk hidup tersebut.

B.     Tujuan Komunikatif Descriptive Text
Tujan Komunikatif dari Descriptive Text adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan ciri-ciri dari benda, tempat, atau mahluk tertentu secara umum, (to describe and reveal the characteristics of objects, places, or certain creatures in general) tenpa adanya riset atau peneilitan secara mendalam dan menyuluruh.

C.    Generic Structure Descriptive Text
Di setiap Descriptive Text terdapat dua bagian yang menjadi ciri dari Descriptive Text itu sendiri. Kedua bagian tersebut adalah:
1.      Identification 
Idnetification adalah bagian dari Descriptive Text yang berisi tentang topik atau "apa" yang akan digambarkan atau dideskripsikan.
2.      Description 
Description adalah bagian terakhir dari Descriptive Text yang berisi tentang pembahasan atau penggambaran tentang topik atau "apa" yang ada di Identification mengenai kenampakan fisik, kualitas, perilaku umum maupun sifat-sifatnya.

D.    Ciri Kebahasan Descriptive Text
1.      Descriptive Text menggunakan Present Tense, misalnya: go, eat, fly, etc.  
2.      Descriptive Text menggunakan berbagaimacam Adjectives (kata sifat) yang bersifat Describing (mengambarkan), Numbering (Menomerkan), dan Classifying (mengklasifikasikan), misalnya: two strong legs, sharp white fangs, etc.  
3.      Descriptive Text menggunakan Relating Verbs untuk memberikan informasi tentang subjek, misalnya: my mum is realy cool, it has very thick fur, etc.  
4.      Descriptive Text menggunakan Thinking Verbs (kata kerja berfikir, seperti belive, think, etc.) dan Feeling Verbs (kata kerja perasa, seperti feel)untuk mengungkapkan pandangan pribadi kami tentang subjek, misalnya: police believe the suspect is armed, I think it is a clever animal, etc.  
5.      Descriptive Text juga menggunakan Adverbs (kata keterangan) untuk memberikan informasi tambahan mengenai perilaku atau sifat (Adjective) yang dijelaskan, misalnya: it is extremely high, it runs definitely past, etc.

E.     Contoh Teks Discriptive
Di bawah ini juga kami juga sertakan Contoh Desctiptive Text yang tentunya diharpkan membantu pemahaman pembaca mengenai penjelasan Descriptive Text di atas. Di sertakan pula terjemahaanya.   



Macquarie University
 
Identification             :
Macquarie University is one of the largest universities in Australia. This year, in 2004, it celebrates its 40th anniversary.
Description                 :
The university is located at the North Ryde Greenbelt, Sydney, where the New South Wales government sets aside 135 hectares for the institution. In 1964, Macquarie area was a rural retreat on the city fringe, but today the campus and its surroundings have evolved beyond recognition. The North Ryde District has grown into a district of intensive occupation anchored by a vibrant and growing university.
Blessed with a fortunate location and room to breathe, Macquarie can be proud of that careful planning that retains and enrich the university’s most attractive natural features. A pleasing balance between buildings and plating is evident across the campus. This emphasis on the importance of landscape has created images of Macquarie as a place that members of the university are most likely to pleasurably recollect.
One of the highlights of the landscape is the Mars Creek zone. It comprises landscaped creek sides and valley floor, a grass amphitheatre, and artificial lake surrounded by rocks and pebbles, native plants and eucalypts.
Today, a railway station is under construction. In three years1 time, Macquarie will be the only university in Australia with a railway station on site. Macquarie is poised to be the most readily accessible in Sydney region by rail and motorway, yet retaining its beautiful site.

My Mother
Identification             :
Every people certainly have a mother. Becuase people was born from her.  The existance of her among us is definitely important. That is why I love her so much. I owe great debt to what she has been doing to me until right now. I love you, mom.
Description                 :
My mother's name is Khodijah. She was born 49 years ago. She is short, but not too short. She is little fat. And she is old. She has got short white stright hair. She has got brown skin. She is beautiful. Her hand is so soft, the hand that have tought me to be kind person
She never stops to support me. She always tells me to not give up so easily. She always gives me some fine solutions when I have some problems. The importance of her is never denied. That is why I never reject her willings.


CHAPTER IX
DISCUSSION TEXT

A.    Pengertian Discussion Text
Diskusi adalah sebuah proses mencari titik temu antara dua pemikiran, pandangan atau pendapat yang berbeda. Dan Discussion Text bisa di definisikan sebagai sebuah teks yang berisi tentang sebuah wacana yang bermasalah. Wacana yang bermasalah ini adalah wacana yang memiliki dua kubu antara Pro (mendukung) dan Contra (penentang), antara pendukung isu dan penentang isu. Masalah yang dihadirkan dalam Discussion Text nantinya akan didiskusikan berdasarkan dua sudut pandang tersebut (Point of View) tersebut, Pro (pendukung) dan Contra (penentang).

B.     Tujuan Komunikarif Discussion Text
Tujuan komunikatif dari Discussion Text itu sendiri adalah untuk mengetengahkan suatu masalah atau isu yang ditinjau paling tidak dari dua sudut pandang (to draw attention to an issue or issues to be reviewed at least from two points of view), sebelum sampai pada suatu kesimpulan atau rekomendasi.

C.    Struktur Kebahasaaan Discussion Text
Dalam Discussion text, terdapat empat struktur kebahasaan yang terlihat dari ide pokok setiap paragraf dalam Discussion Text sebagai bahan pembentuk teks-nya, yaitu:
1.      Issue 
Issue terletak di paragraf pertama yang berisi penempatan masalah atau isu yang akan didiskusikan.
2.      Supporting Points
Dalam bagian ini, kami menghadirkan pendapat yang mendukung isu. Di setiap paragraf Supporting Point terdiri dari dua komponen diantaranya adalah ide pokok paragraf dan elaborasi atau uraian dari ide pokok paragraf tersebut.
3.      Contrasting Points
Dalam bagian ini, kami menghadirkan pendapat yang menentang isu atau permasalahan. Seperti dalam paragraf Spportin Point, Contrasting Points juga menghadirkan dua komponen pembentuk yaitu ide pokok paragraf dan elaborasi atau uraian dari ide pokok paragraf tersebut.
4.      Conclunlusion or Recommendation
Dalam bagian ini kami menghadirkan kesimpulan atau bisa juga rekomendasikan dari isu atau permasalahan yang telah didiskusikan di atas.

D.    Ciri Kebahasaan Discussion Text
Di dalam membuat Discussion Text, kami harus memperhatikan penggunaan bahasa yang biasa diterapkan, seperti:
1.      Menggunakan simpel present tense
2.      Menggunakan modalites, seperti must, should, would, may, etc.
3.      Menggunakan additive, contrastive, dan casual connection, seperti similiary, however, furthemore, on the other hand, etc.

E.     Contoh Discussion Text
Untuk menambah dan melengkapi penjelasan di atas tentang Discussion Text, sengaja kami sertakan contoh Discussion Text beserta terjemahannya berikut ini.

The Advantage and Disadvantage of Nuclear Power

Issue                            :
Nuclear power is generated by using uranium which is a metal mined in various part of the world. The first large scale of nuclear power station was opened at Calder Hall in Cumbria, England in 1956.
Supporting Point       :
Some military ships and submarines have nuclear power plant for engine. Nuclear power produces around 11% of the world's energy needed, and produces huge amounts of energy. It cause no pollution as we would get when burning fossil fuels. The advantages of nuclear plant are as follow:
-          It costs about the same coal, so it is not expansive to make.
-          It does not produce smoke or carbon dioxide, so it does not contribute to the greenhouse effect.
-          It produces huge amounts of energy from small amount of uranium.
-          It produces small amount of waste.
-          It is reliable.

Contrasting Point      :
On the other hand, nuclear power is very, very dangerous. It must be sealed up and buried for many years to allow the radioactivity to die away. Furthermore, although it is reliable, a lot of money has to be spent on safety because if it does go wrong, a nuclear accident ca be a major accident.
Conclusion or Recomendation
People are increasingly concerned about this matter. In the 1990's nuclear power was the fastest growing source of power in many parts of the world.





CHAPTER X
NEWS ITEM TEXT

Bagi anda yang akrab dengan salah satu media informasi yang bernama koran, pastinya tidak begitu asing dengan salah satu dari jenis teks bahasa Inggris (Types of Text), News Item Text. Walaupun anda tidak tahu tentang istilah News Item Text itu sendiri, tapi kami yakin anda pasti mengerti tentang apa itu News Item Text karena sebagian besar informasi yang ditulis dalam koran memiliki ciri-ciri yang sama.
Pada kesempatan ini, kami akan menghadirkan penjelasan News Item Text secara lengkap dari mulai pengertian, tujuan komunikatif, struktur kebahasaan, ciri kebahasaan dan juga contohnya.

A.    Pengertian News Item Text
News Items Text adalah salah satu (Types Of Text) yang memberi informasi kepada pembaca mengenai kejadian-kejadian yang terjadi sehari-hari. Kejadian-kejadian tersebut yang disampaikan kepada pembaca adalah kejadian yang dianggap penting, hangat dan patut dijadikan berita.

B.     Tujuan Komunikatif News Item Text
Tujuan komunikatif dari News Items Text adalah memberitakan kepada pembaca, pendengar atau penonton tentang peristiwa-peristiwa (preach/information to readers, listeners or viewers about events) atau kejadian-kejadian yang dipandang penting atau layak diberitakan.

C.    Generic Structure News Item Text
Pada teks bahasa Inggris yang berjenis News Item Text, terdapat tiga bagian dalam setiap struktur kebahasaannya, yaitu:
1.      Newsworthy Event
Bagian pertama dari struktur kebahasaan News Item Text yang sering disebut Main Event adalah bagian yang menceritakan atau berisi berita tentang peristiwa atau kejadian inti yang biasanya dalam bentuk ringkasan atau Summary.
2.      Backgroud Event
Bagian kedua dari struktur kebahasaan News Item Text atau yang sering disebut juga dengan Elaboration adalah bagian yang menceritakan atau berisi tentang latar belakang peristiwa atau kejadian, siapa yang terlibat dan di mana tempat kejadiannya.
3.      Source
Bagian terakhir dari struktur kebahasaan News Item Text adalah bagian yang menceritakan atau berisi tentang komentar, saksi kejadian, pendapat para ahli, dsb. mengenai peristiwa atau kejadian yang diberitakan.

D.    Ciri Kebahasaan News Item Text
Di setiap teks bahasa Inggris yang berjenis News Item Text, terdapat ciri-ciri kebahasaan seperti berikut ini:
1.      Informasi singkat tertuang dalam headline
  1. Memfokuskan pada kejadian
  2. Menggunakan action verb
  3. Menggunakan material process
E.     Contoh News Item Text
Di bawah ini kami sertakan contoh News Item Text untuk menambah pemahaman anda mengenai penjelasan News Item Text di atas.

Seven Killed in Accident on Jalan Sultan

Newsworthy Event
Seven people were killed in a collision between a bus, a car and a truck at 10:35 p.m. on Jalan Sultan last night.
Backgroud Event
The dead were all passengers in the car. Police believe the car may have been trying to overtake the bus when it was struck by a truck coming from the opposite direction. The driver of the car may not have been using his lights, as the truck driver said he did not see the car approaching.
Sources
The police said the car should not have been trying to pass the bus, since overtaking is not allowed on Jalan Sultan. In addition, the police reported that the car–a small Japanese car–should not have been carrying more than five people. The names of the victims are not yet known.

CHAPTER XI
REVIEW

Pernahkah kalian mereview benda, film atau sebagainya? kalau belum pernah, pernahkah anda melihat sebuah resensi film atau buku? Anda bisa lihat contoh Review Text pada koran-koran yang menampilkan resensi film atau buku, sebagai gambaran apa sih Review Text itu.

A.    Pengertian Review Text
Mungkin sebagian orang pernah melihatnya bahkan pernah membuatnya. Review Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris (genre) yang ditujukan untuk meninjau suatu karya baik berupa film, buku, benda dan lain sebagainya untuk mengetahui kualitas, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki karya tersebut yang ditujukan untuk pembaca atau pendengar khalayak ramai.

B.     Tujuan Komunikatif Review Text
Tujuan komunikatif dari Review Text adalah melakukan kritik terhadap peristiwa atau karya seni untuk pembaca atau pendengar khalayak ramai, (critiques of the event or work of art for the reader or listener masses), misalnya film, pertunjukan, buku, dll.

C.    Generic Structure Review Text
Setiap jenis teks bahasa Inggris (genre) memiliki ciri Generic Structure yang berbeda-beda sesuai dengan tujuan komunikatif yang akan disampaikan kepada pembaca. Dan untuk Generic Structure dari Review Text, terdapat 4 struktur kalimat, yaitu:
1.      Introduction
Seperti jenis teks bahasa Inggris (genre) yang lainnya, pada paragraph pertama dari sebuah Review Text berisi tentang gambaran umum tentang sebuah karya atau benda yang akan ditinjau. Gambaran umum tentang karya atau benda tersebut bisa berupa nama, kegunaan, dan sebagainya.
2.      Evaluation
Pada Generic Structure yang kedua, Evaluation, memberikan gambaran tentang detail suatu karya atau benda yang direview, bisa berupa bagian-bagian dari karya atau benda tersebut, keunikan dan kualitasnya. Tapi jangan terlalu memberikan banyak deskripsi tentang karya atau benda tersebut, karena teks review kita seakan-akan "mengajarkan" calon pembeli dan itu tidak bagus. Evaluasi karya atu benda sejauh yang dibutuhkan oleh pembeli adalah yang paling benar. Istilah yang digunakan dalam sturktur paragraph yang kedua ini tidak jauh dari kata "baik" atau "tidak" karya atau benda tersebut. Pada bagian evaluasi, biasanya terdiri lebih dari satu evaluasi.
3.      Interpretation
Pada bagian ketiga ini, kami memberikan pandangannya sendiri mengenai karaya atau benda yang direviewnya. Tentunya phase ini dilakukan setelah melakukan evaluasi yang cukup terhadap karya atau barang tersebut. Seringkali untuk mendukung dan memperkuat pandangan kami mengenai karya atau benda yang direviewnya, kami tersebut membandingkan karya atau benda tersebut dengan karya atau benda yang mirip. Pada phase ini juga kami menuliskan di bagian apa karya atau benda tersebut bernilai atau di bagian apa karya atu benda tersebut kurang bernilai.
4.      Summmary
Pada bagian ini, kami memberikan kesimpulan kepada pembaca terhadap karya atau benda yang telah direviewnya. Setelah memberikan penjelasan di evaluasi dan pandangan penlis sendiri di interpretation, tibalah kami memberikan komentar apakah karya atau benda yang direviewnya berharga atau tidak untuk calon pembeli.

D.    Ciri Kebahasaan (Language Features)
Pada Review Text terdapat beberapa ciri kebahasaan seperti berikut ini:
1.      Menggunakan present tense.
2.      Banyak menggunakan adjective (kata sipat) seperti, bad, good, valuable, etc.
3.      Sering menggunakan long clause (klausa panjang) dan kompleks.




E.     Contoh Review Text

Harry Potter: Order of the Phoenix

Orientation
I absolutely love the Harry Potter series, and all of the books will always hold a special place in my heart.
Evaluasi 1
I have to say that of all of the books, however, this was not my favorite.
Evaluasi 2
When the series began it was as much of a "feel good" experience as a huge mug of hot cocoa. The stories were bright, fast-paced, intriguing, and ultimately satisfying.
Interpretation
Order of the Phoenix is a different kind of book. In some instances this works...you feel a whole new level of intensity and excitement by the time you get to the end. I was truly moved by the last page. Other times the book just has a slightly dreary, depressing feel. The galloping pace of the other books has slowed to a trot here, and parts of it do seem long, as if we're reading all about Harry "just hanging out" instead of having his usual adventures. Reading in detail about Harry cleaning up an old house, for example - housekeeping is still housekeeping, magical or no, and I'm not very interested in doing it or reading about other people doing it.
A few other changes in this book - the "real" world comes much more in to play rather than the fantasy universe of the previous books, and Harry has apparently been taken off his meds. I know that he had a lot to be grumpy in this book, especially with being a teenager and all, but the sudden change in his character seemed too drastic. He goes from being a warm-hearted, considerate person to someone who will bite his best friend's heads off over nothing. It just seemed like it didn't fit with his character, like he turned into a walking cliché of the "angry teen" overnight.
Summary
The "real" story seemed to happen in the last 1/3 of the book, and this part I loved. I actually liked the ending (and yes, I cried!) as sad as it was. It packed a punch and it made me care about the story even more. Still a really good book, with some editing it would have been great.


CHAPTER XII
ANECDOTE TEXT

Pernahkah mengalami kejadian ganjil atau tidak biasa? Dan pernah menceritakan kejadian ganjil atau kejadian tidak biasa tersebut ke orang lain. Kalau anda pernah menceritakan kejadian tersebut, pastinya akan sangat mudah memahami apa itu Anecdote Text. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami mencoba menghadirkan penjelasan dan contoh Anecdote Text untuk anda.

A.    Pengertian Anecdote Text
Anecdote Text merupakan salah satu jenis teks bahasa Inggris dari kalangan Narration (lihat artikel Types of Text) yang mana menceritakan kembali kejadian ganjil atau kejadian yang tidak biasa baik fakta maupun imajinasi.

B.     Tujuan Komunikatif Anecdote Text
Sebenarnya dari pengertian Anecdote Text tersebut di atas kita bisa menyimpulkan tujuan komunikatif dari Anecdote Text yaitu menceritakan kembali kejadian ganjil atau kejadian yang tidak biasa yang ditujukan untuk menghibur pembaca (events recounted/retell odd or unusual events to entertain the reader).

C.    Generic Structure Anecdote Text
Terdapat 4 struktur kebahasaan (Generic Structure) dari Anecdote Text, yaitu:
1.      Abstract
Struktur kebahasaan yang pertama dari Anecdote Text yaitu Abstract. Pada bagian Abstract, biasanya kami mulai mengenalkan kejadian ganjil atau tidak biasa apa yang akan diceritakanya. Terdapat beberapa Abstract dari Anecdote Text diawali dengan penggunaan kalimat tanya, tetapi tidak semua Abstract dari Anecdote Text menggunakan kalimat tanya.
2.      Orienation
Struktur kebahasaan yang kedua dari Anecdote Text yaitu Orientation. Seperti halnya di Narrative Text, Orientation di Anecdote Text juga menceritakan siapa, kapan, dan di mana kejadian ganjil atau kejadian tidak biasa tersebut terjadi.
3.      Crisis
Struktur kebahasaan yang ketiga dari Anecdote Text yaitu Crisis. Pada bagian ini menceritakan kejadian ganjil atau kejadian tidak biasa tersebut terjadi. Kami menceritakan kejadian tersebut dengan detail.
4.      Reaction/ Incident
Struktur kebahasaan yang terakhir dari Anecdote Text yaitu Coda. Pada bagian Coda, kami menceritakan bagaimana subjek cerita (pelaku) memecahkan masalahnya dan akhir dari kejadian ganjil atau tidak biasa tersebut.

D.    Ciri kebahasaan Anecdote Text
Setiap jenis teks bahasa Inggris memiliki ciri kebahasaan tertentu selain bisa dilihat dari struktur kebahasaanya (Generic Structure). Di bawah ini adalah beberapa ciri kebahasaan yang biasanya ditemukan di setiap Anecdote Text:
1.      Menggunakan past tense (Waktu lampau), seperti: I found it last night.
2.      Menggunakan rhetoric question (pertanyaan retorika), seperti: Do you know what?
3.      Menggunakan conjuction of time (kata sambung waktu), seperti: then, afterward, etc.
4.      Menggunakan action verb (kata kerja aksi), seperti: went, writed, etc.
5.      Menggunakan imperative sentece (kalimat perintah), seperti: listen to this.
6.      Menggunakan exclamation sentence (kalimat seru), seperti: it's awful, it's wonderful, etc.


E.     Contoh Anecdote Text

Snake in the Bath

Abstract
How would you like to find a snake in your bath? A nasty one too!
Orientation
We had just moved into a new house, which had been empty for so long that everything was in a terrible mess. Anna and I decided we would clean the bath first, so we set to, and turned on the tap.
Crisis
Suddenly to my horror, a snake’s head appeared in the plug-hole. Then out slithered the rest of his long thin body. He twisted and turned on the slippery bottom of the bath, spitting and hissing at us.
Reaction/Incident
For an instant I stood there quite paralysed. Then I yelled for my husband, who luckily came running and killed the snake with the handle of a broom. Anna, who was only three at the time, was quite interested in the whole business. Indeed I had to pull her out of the way or she’d probably have leant over the bath to get a better look!
Coda
Ever since then I’ve always put the plug in firmly before running the bath water.





CHAPTER XIII
SPOOF TEXT

Pernahkah kalian melihat salah satu program komedi, Seketsa? Pastinya kalian tidak asing kan. Jalan cerita di Seketsa itu lah yang dinamakan Spoof Text. Awal cerita dimulai dengan adegan atau kejadian yang biasa kemudian menjelang akhir ada adegan atau kejadian yang tidak dikira yang membuat cerita tersebut lucu. Untuk melengkapi penjelasan mengenai Jenis Teks Bahasa Inggris (Types of Text), pada kesempatan kali ini kami hadirkan penjelasan dan contoh Spoof Text lengkap.
A.    Pengertian Spoof Text
Selain Narrative Text, Recount Text, dan Anecdote Text, Spoof Text juga termasuk ke dalam golongan Narration (lihat Jenis Teks Bahasa Inggris, Types of Text), yang tentunya menceritakan kejadian di masa lampau dengan akhir yang lucu dan tidak disangka-sangka.

B.     Tujuan Komunikatif Spoof Text
Tentunya semua jenis teks yang tergolong Narration memiliki tujuan komunikatif yang sama, begitu juga pada Spoof Text, yaitu untuk menghibur pembaca atau pendengar dari cerita yang dibacakan (to entertain the reader or listener of stories read).

C.    Struktur Kebahasaan Spoof Text
Terdapat tiga jenis struktur kebahasaan yang dimiliki oleh Spoof Text, yaitu:
1.      Orientation
Seperti halnya jenis teks Narration yang lain, selalu diawali dengan orientation. Orientation adalah bagian di mana kami memulai memperkenalkan cerita.
2.      Events
Sedangkan pada bagian Events yaitu bagian di mana kami menceritakan kejadian-kejadian dalam cerita tersebut tetapi kejadian yang diceritakan masih kejadian yang wajar.
3.      Twist
Dan bagian dari Spoof Text yang terakhir adalah Twist. Twist merupakan bagian teks yang mana menceritakan kebalikan dari kejadian-kejadian wajar di bagian Events. Twist merupakan bagian akhir dari Spoof Text yang menceritakan kejadian akhir lucu dan tidak disangka-sangka sebelumnya.

D.    Ciri Kebahasaan Spoof Text
Terdapat beberapa ciri kebahasaan Spoof Text yang bisa membedakan dengan Jenis Teks Bahasa Inggris (Types of Text) yang lainnya, yaitu:
1.      Menggunakan Past Tense; was, were, did, etc.
2.      Menggunakan kata kerja aksi (action verb); did, went, walked, etc.
3.      Menggunakan kata keterangan waktu dan kata keterangan tempat.
4.      Diceritakan secara kronologis.

E.     Contoh Spoof Text

Penguin in the Park

Orientation
Once a man was walking in a park when he come across a penguin
Event
He took him to a policeman and said, "I have just found this penguin. What should I do?" The policeman replied, "take him to the zoo".
The next day the policeman saw the same man in the same park and the man still carrying the penguin with him. The policeman was rather supriseed and walked up to the man and asked "why are you still carrying that penguin about? Didn't you take it to the zoo?"
Twist
"I certainly did" replied the man.
"And it was a great idea because he really enjoyed it, so today I am taking him to the moviest, and the next day I'll take it to the beach. It'll be so much fun" said the man.


REFERENSI




Rabu, 20 November 2013

 
            Ada apa dengan Garut? Bukankah Garut merupakan kota yang bertradisi melahirkan para ulama? Mengapa dianggap memiliki keterlibatan dengan gerakan Illuminati? Lalu ada apa dengan Sadahurip? Bukankah itu adalah gunung ciptaan Tuhan di tanahPasundan? mengapa kini dianggap sebagai piramid mahakarya para penantang Tuhan? 
Departemen MIPA Ubaya
Salah satu berita panas di media akhir-akhir ini adalah silang pendapat tentang keberadaan piramida di Gunung Sadahurip, Garut, Jawa Barat. Silang pendapat muncul setelah Andi Arief, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, merilis hasil penelitian dari Tim Bencana Katastropik Purba yang difasilitasi oleh Andi Arief tersebut.
Salah satu petikan rilis Andi Arief pada media adalah “Dari beberapa gunung yang di dalamnya ada bangunan menyerupai piramid, setelah diteliti secara intensif dan uji karbon dating, dipastikan umurnya lebih tua dari Piramida Giza” (detikcom, Minggu (22/11/2011)). Kemudian Andi Arief melanjutkan dengan “Ada temuan mencengangkan tentang uji karbon dating pada 3 lapis kebudayaan di kawasan Trowulan yang terlanjur kita sebut Majapahit pada zaman sejarah masehi itu. Juga tentang temuan-temuan lapisan sejarah di Lamri Aceh dan sekitarnya.”
Sesudah berita itu, hari-hari berikutnya sampai sekarang beragam tanggapan muncul. Beberapa arkeolog meragukan dan ada juga yang menyatakan bahwa tidak mungkin ada piramida di Gunung Sadahurip. Para arkeolog yang meragukan kajian Tim Bencana Katastropik Purba tersebut antara lain menyatakan tidak mungkin ada piramida di bawah gunung. Ada pula ahli arkeolog yang menyatakan bahwa bangunan piramida tidak berdiri sendiri, harus disertai peradaban yang ada disekelilingnya, dimana peradaban yang menunjang berdirinya piramida di Garut tidak ada. Kemudian ada pula ahli astronomi yang menyatakan secara geometri dan astronomi tampakan Gunung Sadahurip tersebut tidak seperti piramida atau candi Borobudur, yang semuanya memiliki hitungan geometri dan astronomi.
Pada awalnya penulis juga meragukan adanya piramida di Gunung Sadahurip. Bahkan penulis mulai sepakat dengan beberapa komentar masyarakat di media masa bahwa berita tersebut adalah pengalihan isu dari perkara korupsi yang sekarang menghantam partai Demokrat dengan dahsyat. Kemudian penulis juga ingat beberapa berita-berita yang lain dan mirip seperti harta karun Soekarno, yang ternyata sampai sekarang tidak ada yang benar. Penulis semakin menduga-duga bahwa bakal ada satu lagi berita bohong yang disampaikan ke publik untuk tujuan-tujuan tertentu.
Tapi penulis merasa ada yang ganjil dengan silang pendapat di atas. Penulis juga merasa tidak fair jika tidak mencari berita yang menjelaskan pekerjaan dari Tim Bencana Katastropik Purba. Penulis mendapatkan di salah satu portal vivanews.com penjelasan dari tim tersebut. Pada berita di atas dijelaskan upaya tim untuk mengetahui siklus bencana, yang juga terjadi di masa lalu. Karena itu sebuah kewajaran jika kemudian tim peneliti ini juga melakukan penelitian terhadap peradaban kuno, yang diduga banyak yang ikut terhempas bencana. Tim ini meneliti keterkaitan bencana dan peradaban. Mulai dari meneliti kemungkinan musnahnya suatu peradaban karena bencana, hingga mencari tahu kearifan lokal masyarakat masa lalu dalam menghadapi bencana.
Argumen-argumen yang dikemukan oleh tim terkait tentang latar belakang dilakukan penelitian tersebut sangat logis dan runtut. Pembaca dapat membaca lebih detil alasan-alasan tim tersebut di http://teknologi.vivanews.com/news/read/286361-bukan-pencarian-piramida-dan-harta-karun. Tim membantah rumor yang menyebutkan penelitian ini dimaksudkan sebagai pencarian piramid, apalagi pencarian harta karun. “Piramida, itu terlalu awal,” kata anggota tim lain yang juga ahli geologi ITB, Andang Bachtiar. “Bagaimana kami mendapatkan kearifan masa lalu, itulah harta karun bagi kami,” lanjut Andang. Banyak penelitian-penelitian arkeologi yang memang berhasil mengungkap keberadaan peradaban kuno yang tertimbun oleh bencana besar. Sehingga tidak ada salahnya juga para peneliti Tim Bencana Katastropik Purba melakukan hal yang sama di seluruh Indonesia.
Lantas kenapa penelitian oleh Tim Bencana Katastropik Purba menjadi kontroversi? Kenapa muncul bantahan-bantahan terhadap hasil penelitian tim tersebut?
Jika menilik kronologinya, kontroversi dan bantahan muncul setelah hasil penelitian tersebut dirilis. Kontroversi dan bantahan muncul ketika hasil penelitian diartikulasikan ke media masa dan masyarakat umum. Dalam beberapa kasus, kutipan dan interpretasi terhadap hasil penelitian seringkali sepotong-sepotong, bias, atau salah.
Bantahan dari ahli geologi lain atau masyarakat umum tentang kemungkinan adanya struktur bangunan atau peradaban kuno di bawah gunung atau suatu daerah purba yang diduga sudah terkena bencana muncul ketika menanggapi hasil penelitian yang dipahami secara sepotong-sepotong. Tidak ada salahnya tim di atas membuat hipotesis tentang kemungkinan adanya struktur bangunan dan peradagan kuno yang terkubur di suatu tempat jika mereka dapat menunjukkan dan membuktikan hipotesis tersebut. Kita tinggal mencermati metode penelitian dan pembuktian hipotesis mereka. Keadaan ini analog dengan yang terdapat dalam ilmu matematika, klaim dan teorema tidak dapat dipisahkan dari pembuktian. Kita harus membaca utuh semua rangkaian argumen, mulai dari klaim atau teorema yang dikemukakan (dalam ilmu lain disebut dengan hipotesis) sampai dengan argument penutup dari pembuktian klaim atau teorema tersebut.
Peneliti yang baik selalu menjunjung tinggi salah satu pilar dalam etika penelitian yaitu kejujuran. Peneliti yang baik selalu menyatakan secara jelas ruang lingkup dari klaim yang sudah dibuktikan atau dapat diterangkan dari klaim yang sudah dibuktikan. Peneliti yang baik selalu berhati-hati menginterpretasikan dan mengkomunikasikan hasil penelitiannya sendiri. Coba tengok apa yang dinyatakan oleh Andang Bachtiar di atas bahwa dugaan adanya piramida di situs-situs yang mereka teliti terlalu awal. Apalagi jika dikaitkan dengan adanya harta karun di dalam piramida yang belum jelas juntrungan-nya.
Hasil penelitian yang dikemukan sepotong-sepotong berpotensi menimbulkan bantahan, tudingan bahwa peneliti tidak kompeten, atau tuduhan kebohongan yang dilakukan tim penelitian. Padahal jika semua pihak yang ingin memahami suatu penelitian dengan sabar dan teliti maka mereka akan dapat menilai dengan jernih apakah tim penelitian sudah melakukan semua komponen penelitian dengan benar atau tidak. Hendaknya kita tidak menjadi seperti seorang dengan mata tertutup yang langsung memberi tanggapan setelah dengan hanya sekali meraba bagian tertentu dari seekor gajah. Sehingga ketika seseorang yang tidak buta menyatakan yang kita pegang adalah gajah, kita ngotot menyatakan tonggak karena kebetulan bagian yang kita pegang adalah kaki gajah yang keras dan kokoh.
Interpretasi hasil penelitian dapat menjadi bias jika dikaitkan dengan situasi kalangan lebih luas yang diinformasikan dan pihak yang menginformasikan. Masyarakat yang khatam dengan film Holywood ala Indiana Jones pasti sedikit banyaknya berharap penelitian-penelitian arkeolog selalu berakhir dengan situasi mencengangkan tentang adanya lokasi harta karun yang melimpah atau adanya fenomena yang menandai kedigjayaan kita di masa lampau. Masyarakat yang sedang frustasi dengan keadaan sehari-hari yang semakin lama semakin sulit sangat berharap ada mukjizat yang “logis” tentang adanya harta karun yang dapat membantu mereka keluar dari kesulitan tersebut. Sehingga interpretasi tentang harta karun yang bisa didapat dari penelitian akan selalu diasosiasikan dengan uang, emas, atau kekayaan.
Penulis berpendirian bahwa peneliti juga bertanggung jawab pada interpretasi hasil penelitiannya, tidak hanya hasil penelitian itu sendiri. Penulis harus dapat mengawal interpretasi hasil penelitiannya masih relevan dan berkaitan dengan hasil penelitian yang sudah diperoleh. Pihak-pihak tertentu dapat melontarkan interpretasi yang berbeda dari hasil penelitian sesuai dengan interes mereka masing-masing. Jika dikaitkan dengan istilah sekarang berarti interpretasi hasil penelitian mungkin saja “digoreng” oleh pihak-pihak tertentu. Para politikus dapat menginterpretasikan hasil penelitian sehingga interpretasi tersebut mendongkrak popularitasnya di mata pemilih. Para birokrat dapat saja berkepentingan dengan interpretasi hasil penelitian jika hal itu dapat mendongkrak karirnya. Bahkan kaum usahawanpun akan berminat jika hasil penelitian berkaitan dengan keuntungan usaha.
© 2013 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/ubaya/articles_detail/32/Klaim-dan-Interpretasi-Hasil-Penelitian—–Kasus-Piramida-Gunung–Sadahurip.html

Bukit yang disebut-sebut sebagai Piramida Garut yang ditemukan di Gunung Sadahurip belakangan menjadi sorotan. Dikatakan bahwa usia piramida tersebut lebih tua dari Piramida Giza. Benarkah?

Profesor Universitas Oxford, Stephen Oppenheimer, sempat diminta komentarnya tentang penemuan piramida itu seusai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (2/2/2012). Oppenheimer yang juga penulis buku best seller Eden in the East ini mengatakan, "Saya belum melihat piramida tersebut. Saya tidak bisa memberi komentar."

Oppenheimer mengungkapkan bahwa Indonesia bisa saja merupakan bagian dari Atlantis, benua hilang yang pernah dideskripsikan oleh Plato. Namun, penemuan Piramida Garut tidak serta merta bisa menjadi bukti adanya Atlantis yang juga pernah dideskripsikan dalam buku Arysio Santos.

"Sejauh tentang piramida dan monumen kuno, saya tidak yakin ada bukti kuat. Saya tidak mengatakan tidak. Saya tidak bisa setuju dengan apa yang tidak saya lihat," papar Oppenheimer.

Oppenheimer dalam wawancara mengatakan, syarat yang harus dipenuhi bagi suatu peradaban untuk dapat membangun bangunan kuno seperti piramida adalah ketersediaan sumber makanan. "Anda butuh banyak sekali petani untuk memberi makan orang di kota untuk membangun sebuah monumen besar. Basis peradaban ada di persawahan," ungkap Oppenheimer.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada peradaban di Indonesia yang usianya melebihi peradaban di Mesir Kuno yang mampu membangun bangunan bersejarah.
Eden in the East yang ditulis Oppenheimer sendiri tidak bicara tentang monumen kuno, tetapi lebih pada akar domestikasi dan peradaban. 

Pihak televisi swasta tempat Ali Taba bekerja berencana membuat film dokumenter untuk menyiarkan kabar gembira ini ke masyarakat dan turut mendukung riset tim katastropik.
JAKARTA, Jaringnews.com - Temuan awal struktur yang kuat diduga merupakan piramida di Sadahurip, Kabupaten Garut, oleh Tim Katastropik Purba ternyata tak hanya mengundang rasa ingin tahu Prof Openheimer dari Oxford University, Frank Joseph (assisten alm Prof Aryos Santos), lembaga riset Jerman DOG, Singapura, Australia dan China. Secara diam-diam, hal ini juga disambut antusiasme  yang begitu besar kalangan jurnalis dalam negeri.

Hal ini disampaikan Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Iwan Sumule, dalam rilis yang diterima Jaringnews di Jakarta, Jumat (6/1). Dia mengatakan, kalangan jurnalis nasional yang melakukan investigasi telah menemukan pintu masuk dari piramida tersebut.

Adalah Ali Taba, jurnalis salah satu televisi swasta nasional yang menemukan pintu tersebut. "Salah satu kru, Ali Taba mengatakan kepada kami, telah merekam pintu masuk piramida tersebut dengan kamera," ujar Iwan.

Iwan mengatakan, pihak televisi swasta tempat Ali Taba bekerja berencana membuat film dokumenter untuk menyiarkan kabar gembira ini ke masyarakat dan turut mendukung riset tim katastropik. Selain itu, pembuatan film ini juga bertujuan untuk membangun nasionalisme baru Indonesia dan membuktikan bahwa dunia jurnalistik investigatif harus menjadi spirit profesionalisme media.

Iwan mengaku senang dengan banyaknya inisiatif dan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan, karena Piramida Garut ini merupakan sesuatu yang sangat berharga. Selama ini, selain Ali Taba, banyak jurnalis berperan besar membantu riset tim katastropik. "Nanti saatnya akan kami umumkan siapa saja mereka," ujar Iwan.

Mengenai hal ini, Staf Khusus Presiden Andi Arief mengatakan, riset ini telah masuk ke tahap finishing. Hanya saja, tim ahli masih harus memenuhi satu tahap scientific lagi sehingga dari segala sudut ilmiah bisa terpenuhi.

Siapakah Bani Jawi?
Apa Misi rahasia Bani Jawi?
Siapakah bani Jawi/Jawa/Melayu?
Darimanakah asalnya Melayu itu?
Ketika ramai ilmuwan memperdebatkan kaum-kaum yang hilang seperti The Lost Tribe of Israel, Atlantis, Lemuria, Sodom and Gomorrah malah masih mencari-cari siapakah Gog and Magog, rahasia bangsa misteri ini masih terpelihara di dalam tabut rahasia sejak beribu-ribu tahun.

Tiada siapa yang tahu dari mana asalnya bangsa ini. Bagaimana bangsa ini boleh wujud di tanah paling selatan benua Asia,’di penghujung dunia’.Bangsa yang hilang masih tidur dan ditidurkan.’Di hujung dunia’,setelah penat mengembara,bangsa misteri berehat dan berehat…tidur dengan lenanya…senyap sunyi tanpa siapa mengganggu walaupun Hitler telah pergi ke Tibet mencari bangsa misteri ini, tetapi dia juga ketinggalan jejak mereka… ……
Dimanakah bangsa misteri ini meneruskan perjalanan mereka?Masih adakah masa lagi untuk menjejaki mereka?Mengapa Israel bersusah-payah membangun pangkalan dan pengaruhnya di Singapura?
Apa kaitan Cina Singapura dengan Yahudi Zionis?
Adakah terdapat apa-apa perancangan ketika Stamford Raffles menjejakkan kakinya di Pulau Singapura?
Apa hubungan Bangsa Melayu dengan Bangsa Yahudi?
Apakah dia alter Paling Rahasia Bangsa Melayu?. Apa yang terjadi 2000 tahun sebelum Masehi di antara Melayu dan Yahudi?
‘Dihujung Dunia’ bangsa ini masih nyenyak tidur!
…J. Crawfurd menambah hujahnya dengan bukti bahawa bangsa Melayu dan bangsa Jawa telah memiliki taraf kebudayaan yang tinggi dalam abad kesembilan belas. Taraf ini hanya dapat dicapai setelah mengalami perkembangan budaya beberapa abad lamanya. Beliau sampai pada satu kesimpulan bahawa:
*Orang Melayu itu tidak berasal dari mana-mana, tetapi malah merupakan induk yang menyebar ke tempat lain….
… Rahasia yang terpendam beribu tahun tentang satu bangsa pengembara yang mencari ‘Tanah yang Dijanjikan’ semakin lama semakin terbongkar dengan penemuan pelbagai artifak yang penuh misteri dan mengundang pertanyaan seperti penemuan keris di sebuah kuil purba di Okinawa Jepun,kendi purba yang sama di Vietnam,Kemboja dan Pahang,penemuan kota purba yang dinamakan Jawi/Jawa di Jordan dan juga penemuan keris purba di Rusia selain gendang Dong Son dan Kapak Tua Asia Tengah yang popular itu. APA MAKSUD KEPADA SEMUA MISTERI INI?….
Penemuan keris di kuil Okinawa, Jepang
An ancient blade of a keris found recently at the royal Enkakuji Temple grounds near the 15th century Shurijo Castle might unravel the ties the Malay world had with these southwestern islands of Japan.
Prof Takara mengatakan Kerajaan Ryukyus ( yg punya kuil) telah melakukan hub,dagang dengan (Thailand), between 1425 and 1570, Malacca (1463-1511), Patani (Southern Thailand) (1490-1543) dan beberapa wilayah di Indonesia (Palembang, Java and Sumatra) dan Cambodia.
Kota kuno Jawa di Jordania
Para arkeolog dgn metode karbon, memperkirakan usia kota tsb adalah 4 milenium sebelum masehi (4000SM), edannn!!!!
http://www.jstor.org/pss/25211540
.. Bangsa terahsia inilah yang menurunkan pelbagai bangsa Asia dari tempat asal mereka iaitu Asia Barat dan Asia Tengah di mana dari situlah bermulanya peradaban manusia….
… Bangsa ini, yang merupakan pemegang rahasia akhir zaman adalah satu bangsa besar yang pernah membina kota-kota purba dan menyertai peperangan-peperangan agung sejak surutnya Banjir Besar bersama-sama bangsa agung yang telah pupus seperti Sumerian dan Akkadian…..
…..Ketika Ptolemy, seorang ahli geografi Yunani melukis peta semenanjung Tanah Melayu,beliau telah menamakan semenanjung ini ‘Golden Chersonese’ yang bermaksud Semenanjung Emas ketika manuskrip-manuskrip India Purba menamakan tanah ini sebagai ‘Suvarnabhumi’ iaitu Tanah Emas.Sebuah manuskrip Yahudi Purba menceritakan sumberbekalan emas untuk membangun negarakota Kerajaan Nabi Sulaiman diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh yang dinamakan Ophir.Kajian dari manuskrip kuno Firaun Mesir dan hieroglif di dinding-dinding kuil telah mendapati bahan pengawet,kapur barus dan rempah-rempah untuk upacara ritual mengawet mayat diimport dari sebuah kawasan di sebelah Nusantara ini.
Apa yang terjadi di Nusantara beribu tahun yang silam?
Benarkah ketika Firaun-Firaun Mesir sedang membangun Piramid,bangsa yang tinggal di Nusantara masih bercawat dan melukis gambar monyet di gua-gua? Nampaknya perdagangan rempah telah berjalan beribu tahun dahulu malah bangsa misteri di Nusantara telah mampu mengeksport emas dikala kerajaan lain hanya mampu memperdagangkan kendi-kendi,gendang dan seramik purba.
ADAKAH SEJARAH YANG KITA BACA SELAMA INI BETUL-BETUL TEPAT?……
… Sesungguhnya kisah pengembaraan bangsa ini merupakan satu epik yang teramat panjang,lebih panjang dari epik Homer,The Iliad and the Odyssey….
…… Di selat Melaka, kedua-dua kumpulan ini bertemu. Kumpulan yang tiba melalui jalan laut (yang banyak menetap di Kepulauan Indonesia) bertemu saudara mereka (kumpulan yang tiba melalui jalan darat-majoriti menetap di Semenanjung ‘Emas’ Tanah Melayu). Mereka adalah serumpun dan bersaudara. Sudah lama (ratusan tahun) mereka terpisah. Mereka berpelukan dan menangis. Ramai yang hadir melihat peristiwa paling bersejarah ini. Mungkin cucu-cicit gadis misteri yang meninggalkan selendang merah tadi ada di situ. Bangsa Keturah telah bersatu di Selat Melaka di ‘Tanah Yang Dijanjikan’ The Land of The East’…….
………. Apakah rahasia bangsa Melayu 2500 tahun dahulu? Apakah yang ditemui oleh rombongan kerajaan Nabi Sulaiman di Nusantara? Apakah perjanjian rahsia para Firaun di The Land of The Gods? ……….
….Anehnya,para Firaun ini mendakwa nenek moyang mereka berasal dari tanah ini,yang digelar…. ‘THE LAND OF THE GODS’
sorry gan isinya cuma saya cuplikan beberapa saja versi lengkapnya panjang banget berupa ebook/buku yg bisa Anda download disini

Rabu, 25 September 2013


Why Learn English: 10 Reasons to Learn English
 
There are many reasons to learn English, but because it is one of the most difficult languages to learn it is important to focus on exactly why it is you want to learn English. Here we will look at ten great reasons why English is so important. Post this list somewhere you can see it and it will montivate you to keep going even when you are tired of trying to figure out which witch is which!


  1. English is the most commonly used language among foreign language speakers. Throughout the world, when people with different languages come together they commonly use English to communicate.

  2. Why learn English when it is so difficult? Well, knowing English will make you bilingual and more employable in every country in the world.

  3. Despite China, the United States is still a leader in technical innovation and economic development. English is used in the United States and in each of these fields.

  4. English is commonly spoken throughout much of the world due to Great Britian’s expansion during the colonial age. People in Australia, New Zealand, Canada, parts of Africa, India, and many smaller island nations speak English. English is the commonly adopted second language in Germany, Norway, Sweden, Denmark and the Netherlands. Speaking English opens these countries and cultures up to you.

  5. Another reason why English is so important is that it is the language of science. To excel in science you need to know English.

  6. English is based on an alphabet  and, compared to Chinese, it can be learned fairly quickly.

  7. English is also the language of the Film Industry and English means you no longer have to rely on subtitles.

  8. In the United States, speaking English immediately opens up opportunities regardless of your ethnicity, color, or background.

  9. Learn English and you can then teach your children English -- or if they are already learning, you can now communicate with them in English.

  10. English speakers in the United States earn more money than non-English speakers. Learning English will open your job prospects and increase your standard of living.
Supporting English material Click link here:

Learning English With videos

Learning English Beginner levels Videos

English Speaking Basics

Basics of English Grammar

 

Jumat, 26 Juli 2013

 
Tulisan mengenai buku bahasa Inggris ini mencakup berbagai hal tentang buku bahasa Inggris, baik buku bahasa Inggris lokal maupun buku  bahasa Inggris internasional dan terbagi kedalam berbagai bidang bahasa, dari mulai buku tentang skill bahasa Inggris, buku pelajaran bahasa Inggris, buku tata bahasa Inggris (grammar) dan lain sebagainya.

Tidak lupa pula, dalam tulisan buku bahasa Inggris ini beberapa ada link yang bisa anda download. Untuk itu langsung saja, ini dia tulisan tentang buku bahasa Inggris yang telah terbit di blog ini :
 
Keberhasilan seorang guru dalam pembelajaran sangatlah diharapkan, untuk memenuhi tujuan tersebut diperlukan suatu persiapan yang matang. Suparno (2002) mengemukakan sebelum guru mengajar (tahap persiapan) seorang guru diharapkan mempersiapkan bahan yang mau diajarkan, mempersiapkan alat-alat peraga/parktikum yang akan digunakan, mempersiapkan pertanyaan dan arahan untuk memancing siswa aktif belajar, mempelajari keadaan siswa, mengerti kelemahan dan kelebihan siswa, serta mempelajari pengetahuan awal siswa, kesemuanya ini akan terurai pelaksanaannya di dalam perangkat pembelajaran.
Suhadi, (2007:24) mengemukakan bahwa “Perangkat pembelajaran adalah sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.”  Dari uraian tersebut dapatlah dikemukakan bahwa perangkat pembelajaran adalah sekumpulan media atau sarana yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas, serangkaian perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan seorang guru dalam menghadapi pembelajaran di kelas, berikut dalam tulisan ini kami membatasi perangkat pembelajaran hanya pada: (a) Rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku siswa (BS), Buku Pegangan Guru (BPG), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar.
Berikut akan dipaparkan masing-masing perangkat pembelajaran yang dimaksud.
1)       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan panduan kegiatan guru dalam kegiatan pembelajaran sekaligus uraian kegiatan siswa yang berhubungan dengan kegiatan guru yang dimaksudkan. RPP ini disusun berdasarkan indikator-indikator yang telah disusun mengacu pada prinsip dan karakteristik pembelajaran yang dipilih berisi tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar, RPP yang disusun mencakup alokasi waktu  2 ´ 40 menit (khusus SMP) untuk setiap pertemuan (tatap muka).
Berkaitan dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lebih lanjut O’Meara (2000) menyarankan agar dapat digunakan secara praktis oleh guru dan dapat dengan mudah diobservasi. Rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memuat tujuan isi atau materi pembelajaran, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, daftar pustaka dan penilaian. Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun dengan baik, terurut dan didesain dengan baik.
2)       Buku
Buku sebagai rangkaian dari perangkat pembelajaran tentunya haru memberikan manfaat bagi guru khususnya siswa. Depdiknas (2008a:12) menjelaskan bahwa “Buku adalah bahan tertulis yang menyajikan ilmu pengetahuan buah pikiran dari pengarangnya.” Lebih lanjut dijelaskan dari sumber yang sama (Depdiknas, 2008a:12), bahwa:
Buku sebagai bahan tertulis merupakan buku yang berisi suatu ilmu pengetahuan hasil analisis terhadap kurikulum dalam bentuk tertulis. Sedangkan buku yang baik adalah buku yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti, disajikan secara menarik dilengkapi dengan gambar dan keterangan-keterangannya, isi buku juga menggambarkan sesuatu yang sesuai dengan ide penulisnya.
Selain penjelasan tersebut, dalam bagian yang sama, dijelaskan bahwa “Buku pelajaran berisi ilmu pengetahuan yang dapat digunakan oleh peserta didik untuk belajar ….” (Depdiknas, 2008a:12).
Sumber lain tentang buku adalah Permendiknas RI No. 2 tahun 2008. Tentang buku panduan pendidik dijelaskan dalam bab I, pasal 1, butir 4, bahwa “Buku panduan  pendidik adalah buku yang memuat prinsip, prosedur, deskripsi materi pokok, dan model pembelajaran untuk digunakan oleh para pendidik.” (Depdiknas, 2008b:2).
Beberapa batasan buku di atas menjelaskan bahwa buku sebagai salah satu bahan ajar jenis bahan cetak merupakan buku yang substansinya adalah pengetahuan, yang disusun berdasarkan analisis kurikulum, disusun untuk memudahkan guru dalam pembelajaran dan siswa belajar mencapai kompetensi yang ditetapkan kurikulum, dengan memperhatikan kebahasaan, kemenarikan, dan mencerminkan ide penulisnya. Buku yang memudahkan belajar siswa disebut buku siswa, dan buku yang memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran disebut sebagai buku panduan guru/pendidik, masing-masing memiliki struktur dan komponen yang khas.
Penyusunan bahan ajar cetak, khususnya buku, dijelaskan dalam Depdiknas (2008a:19) bahwa:
Sebuah buku akan dimulai dari latar belakang penulisan, definisi/ pengertian dari judul yang dikemukakan, penjelasan ruang lingkup pembahasan dalam buku, hukum atau aturan-aturan yang dibahas, contoh-contoh yang diperlukan, hasil penelitian, data dan inter petasinya, berbagai argumen yang sesuai disajikan.
Lebih lanjut diuraikan langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam menulis buku sebagai pelengkap perangkat pembelajaran adalah: (1) menganalisis kurikulum, (2) menentukan judul buku yang akan ditulis, (3) merancang outline buku agar memenuhi aspek kecukupan,  (4) mengumpulkan referensi sebagai bahan penulisan, (5) menulis buku dengan memperhatikan kebahasaan yang sesuai dengan pembacanya, (6) mengedit dan merevisi hasil tulisan, (7) memperbaiki tulisan,              (8) menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan (Depdiknas, 2008a:20).
3)       Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
Perangkat pembelajaran menjadi pendukung buku dalam pencapaian kompetensi dasar siswa adalah lembar kegiatan siswa (LKS). Lembar ini diperlukan guna mengarahkan proses belajar siswa, dimana pembelajaran yang berorientasi kepada peserta didik, maka dalam serangkaian langkah aktivitas siswa harus berkenaan dengan tugas-tugas dan pembentukan konsep matematika. Dengan adanya lembar kegiatan siswa ini, maka partisipasi aktif peserta didik sangat diharapkan, sehingga dapat memberikan kesempatan lebih luas dalam proses konstruksi pengetahuan dalam dirinya.
Trianto (2007a:73) menguraikan bahwa lembar kegiatan siswa adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah. Lembar kegiatan ini dapat berupa panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi.
Untuk menyusun perangkat pembelajaran berupa LKS, Depdiknas (2008b:23) menguraikan rambu-rambunya, bahwa LKS akan memuat paling tidak: judul, kompetensi dasar yang akan dicapai, waktu penyelesaian peralatan/ bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas, informasi singkat, langkah kerja, tugas yang harus dilakukan, dan laporan yang harus dikerjakan.
Langkah-langkah persiapan LKS dijelaskan dalam Depdiknas (2008a: 23-24) sebagai berikut:
a.       Analisis kurikulum. Analisis ini dilakukan dengan memperhatikan materi pokok, pengalaman belajar siswa, dan kompetensi yang harus dicapai siswa.
b.       Menyusun peta kebutuhan LKS. Peta kebutuhan LKS berguna untuk mengetahui jumlah kebutuhan LKS dan urutan LKS.
c.        Menentukan judul-judul LKS. Judul LKS harus sesuai dengan KD, materi pokok dan pengalaman belajar.
d.       Penulisan LKS. Langkah-langkahnya: (1) perumusan KD yang harus dikuasai, (2) menentukan alat penilaian, (3) penyusunan materi dari berbagai sumber, (4) memperhatikan struktur LKS, yang meliputi: (a) judul, (b) petunjuk belajar, (c) kompetensi yang akan dicapai, (d) informasi pendukung, (e) tugas dan langkah-langkah kerja, dan (f) penilaian.
4)       Tes Hasil Belajar (THB)
Untuk menyatakan bahwa suatu proses belajar mengajar dapat dikatakan berhasil, setiap guru memiliki pandangan masing-masing. Namun untuk menyamakan persepsi sebaiknya kita berpedoman pada kurikulum yang berlaku saat ini, antara lain bahwa suatu proses belajar mengajar tentang suatu bahan pengajaran dinyatakan berhasil apabila Kompetensi Dasar (KD)-nya dapat dicapai.
Untuk mengetahui tercapai tidaknya KD, guru perlu mengadakan tes setiap selesai menyajikan satu bahasan kepada siswa. Fungsi penilaian ini adalah memberikan umpan balik kepada guru dalam rangka memperbaiki proses belajar mengajar dan melaksanakan program berikutnya bagi siswa belum berhasil.
Tes hasil belajar menurut Trianto (2007a:76) adalah:
Butir tes yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar, tes ini dibuat mengacu pada kompetensi dasar yang ingin dicapai, dijabarkan ke dalam indikator pencapaian hasil belajar dan disusun berdasarkan kisi-kisi penulisan butir soal lengkap dengan kunci jawabannya serta lembar observasi penilaian psikomotor kinerja siswa.
Sejalan pendapat di atas, Hudoyo (1988:144) mengemukakan bahwa:
Cara menilai hasil belajar matematika biasanya menggunakan tes. Maksud tes yang utama adalah mengukur hasil belajar yang dicapai oleh seseorang yang belajar matematika. Di samping itu tes juga dipergunakan untuk menentukan seberapa jauh pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
Untuk mengukur hasil belajar digunakan tes hasil belajar, Subino, (1987) mengatakan bahwa Idealnnya sebelum tes dipergunakan maka tes tersebut harus memenuhi syarat-syarat tes yang baik memenuhi kriteria validitas dan reliabel. Validitas adalah ketepatan tes dalam mengukur apa yang harus diukur, seberapa baikkah tes tersebut dapat melaksanakan tugas yang diembannya, sedangkan realiabilitas adalah Kekonsistenan alat ukur (keanjengan).
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2008a. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA, Dirjen Mandikdasmen, Depdiknas.
_______. 2008b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 2 tahun 2008 Tentang Buku. Jakarta: Depdiknas.
Hudoyo, H. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas
Suparno,P. 2001. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisus
Trianto, 2007a. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Surabaya: Prestasi Pustaka
______. 2007b. Model Pembelajaran inovatif Berorientasi Konstrutivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka
 
 Tahun ajaran baru ini harus ada perubahan, tahun kemarin masih malas nyusun Perangkat pembelajaran RPP silabus prota promes dan KKM eh tahun ini malah dituntut untuk membuat Perangkat pembelajaran RPP berkarakter silabus berkarakter prota promes dan KKM, nah, untuk kali ini, daripada bingung dan pusing mikirin itu semua, lebih baik kita pake jurus ampuh saja, amati tiru dan modifikasi..
Oke deh... to the point aja...bagi rekan-rekan guru Bahasa Inggris yang membutuhkan RPP berkarakter, Silabus Berkarakter, Prota, Promes, KKM dll, monggo didownload saja punya saya ini...
Semoga bermanfaat ya...
 

Unordered List

Hot News

Sample Text

TV Online

Read more: http://indosoftgame.blogspot.com/2012/07/cara-memasang-tv-online-di-blogger.html#ixzz2Kbjot8Qu Under Creative Commons License: Attribution Follow us: @BangProHi on Twitter | IndoSoftGame on Facebook

Translater

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget Google Translate by Indosoftgame

Read more: http://indosoftgame.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-widget-penerjemah-di-blog.html#ixzz2Kbhx31pH Under Creative Commons License: Attribution Follow us: @BangProHi on Twitter | IndoSoftGame on Facebook

AWAS LUPA WAKTU

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget